ERP vs Efisiensi , Efektifitas

October 20, 2005

ERP Meningkatkan Proses Bisnis
Dgn ERP, semua departement tidak lagi bekerja sendiri sendiri, antar departement harus saling kerja sama untuk menghasilkan informasi yang akurat shg dapat dipakai untuk pengambilan keputusan.
Customer Service misalnnya, harus menjaga Sales ordernya uptodate dari sisi kapan order harus selesai, rule pricing , kapan harus di billing.
Begitu juga bagian produksi, harus menjaga data kapan order di jadwalkan dan siap di deliver, material apa yang dibutuhkan, dan berapa jumlah manhours yg dibutuhkan.
Bagian acounting harus menjaga berapa activity rate untuk order tsb,
BAgian gudang harus menjaga bahwa informasi di sistem tepat dengan fisiknya,
BAgian pembelian harus menjaga kapan pesanan sampai ke gudang, brp jmlnya dan berapa harga perolehannya sehingga bagian material planning dapat merencanakan apakah perlu di pesan lagi atau tidak.

Kesimpulan : Semua departemen punya tanggung jawab terhadap informasi yang dimilikinya.

Masalah :
orang sangat susah berubah untuk mengikuti ERP sistem, sedangkan ERP sistem mengharuskan suatu perubahan perusahaan terutama dalam sistem dan alur kerja.

Akibat:
Tanpa ada perubahan mengenai bagaimana orang-orang dalam perusahaan menyelesaikan pekerjaannya, maka ERP akan menjadi sistem yang SIA SIA bahkan dianggap sangat mengganggu dan memperlambat pekerjaan.
User sudah terlalu lama dengan legacy sistem dan tidak memahami nilai tambah yang ditawarkan oelh sistem ERP.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design